
Layanan AWS yang sering digunakan
Khaidir Fahram 15 Jun 2025 Note 425 Views
Dikelompokkan berdasarkan kategorinya:
1. Layanan Penyimpanan (Storage Services)
- Amazon S3 (Simple Storage Service): Penyimpanan objek yang scalable untuk backup, arsip, dan data lake.
- Amazon EBS (Elastic Block Store): Penyimpanan blok untuk EC2 dengan performa tinggi (seperti hard disk virtual).
- Amazon EFS (Elastic File System): Penyimpanan file terkelola yang bisa digunakan bersama oleh banyak EC2.
- Amazon FSx: Layanan sistem file terkelola untuk Windows (FSx for Windows) dan Lustre (FSx for Lustre).
- Amazon S3 Glacier: Penyimpanan arsip berbiaya rendah untuk data yang jarang diakses.
2. Layanan Komputasi (Compute Services)
- Amazon EC2 (Elastic Compute Cloud): Server virtual yang dapat disesuaikan (CPU, RAM, storage).
- Amazon ECS (Elastic Container Service): Layanan orkestrasi kontainer untuk menjalankan Docker.
- Amazon ECR (Elastic Container Registry): Tempat menyimpan dan mengelola Docker Image.
- AWS Elastic Beanstalk: Platform untuk deploy aplikasi tanpa mengelola infrastruktur.
- AWS Lambda: Komputasi tanpa server (serverless) yang menjalankan kode berdasarkan event.
- Amazon EKS (Elastic Kubernetes Service): Layanan terkelola untuk Kubernetes.
- AWS Fargate: Komputasi tanpa server untuk kontainer (tanpa mengelola server).
3. Layanan Basis Data (Database Services)
- Amazon RDS (Relational Database Service): Basis data relasional terkelola (MySQL, PostgreSQL, dll.).
- Amazon Aurora: Basis data relasional berperforma tinggi (kompatibel dengan MySQL/PostgreSQL).
- Amazon DynamoDB: Basis data NoSQL terkelola yang scalable.
- Amazon Redshift: Layanan data warehouse untuk analitik skala besar.
4. Jaringan & Pengiriman Konten (Networking & Content Delivery)
- Amazon VPC (Virtual Private Cloud): Jaringan pribadi virtual di AWS.
- Elastic Load Balancing: Membagi beban trafik ke beberapa EC2.
- Amazon CloudFront: Jaringan pengiriman konten (CDN) global.
- AWS Transit Gateway: Hub terpusat untuk menghubungkan banyak VPC.
- Amazon Route 53: Layanan DNS terkelola dan domain registrar.
- AWS Direct Connect: Koneksi jaringan dedicated ke AWS (non-internet).
- AWS VPN: Koneksi aman ke VPC melalui internet.
5. Keamanan, Identitas & Kepatuhan (Security, Identity & Compliance)
- AWS IAM (Identity and Access Management): Mengontrol akses pengguna ke layanan AWS.
- AWS Organizations: Mengelola banyak akun AWS secara terpusat.
- Amazon Cognito: Autentikasi dan autorisasi untuk aplikasi mobile/web.
- AWS Artifact: Laporan kepatuhan dan kebijakan keamanan AWS.
- AWS KMS (Key Management Service): Layanan enkripsi dan manajemen kunci.
- AWS Shield: Perlindungan DDoS untuk aplikasi AWS.
6. Manajemen Biaya (Cost Management)
- AWS Cost and Usage Report: Laporan detail pengeluaran AWS.
- AWS Budgets: Membuat anggaran dan menerima notifikasi jika melebihi.
- AWS Cost Explorer: Alat visualisasi dan analisis biaya AWS.
7. Manajemen & Tata Kelola (Management & Governance)
- AWS Management Console: Antarmuka web untuk mengelola AWS.
- AWS Config: Melacak perubahan konfigurasi sumber daya AWS.
- Amazon CloudWatch: Pemantauan performa dan log aplikasi.
- AWS Auto Scaling: Menyesuaikan kapasitas sumber daya secara otomatis.
- AWS CLI (Command Line Interface): Mengelola AWS melalui terminal.
- AWS Trusted Advisor: Rekomendasi optimasi keamanan, biaya, dan performa.
- AWS Well-Architected Tool: Mengevaluasi arsitektur aplikasi di AWS.
- AWS OpsWorks: Alat manajemen infrastruktur berbasis Chef/Puppet.
Tags:AWS
Artikel Terkait
Fix Zima VM Web Console via Cloudflare Tunnel Using NGINX Stream (Port 5700)
07 Apr 202674
Mengakses Server SSH Melalui Cloudflare Tunnel dengan Port Forwarding PostgreSQL
09 Mar 2026104
Checklist teknis harian Bug Hunter untuk 90 hari pertama
25 Feb 2026100
Memulai karir sebagai bug hunter (bug bounty hunter)
25 Feb 20263868751
Pengantar Sistem Basis Data
15 Oct 2025618