Beranda
Pengantar Sistem Basis Data
Pengantar Sistem Basis Data

Pengantar Sistem Basis Data

Khaidir Fahram 15 Oct 2025 Note 618 Views

 

1. Data, Informasi, dan Basis Data

a. Definisi Data

  • Data adalah fakta mentah yang dapat berupa angka, huruf, simbol, atau deskripsi yang tidak memiliki makna secara langsung.

  • Contoh:

    • “21011001” → NIM mahasiswa.

    • “Jakarta” → nama kota.

    • “A” → nilai mata kuliah.

b. Definisi Informasi

  • Informasi adalah hasil pengolahan data yang memiliki arti dan manfaat bagi penggunanya.

  • Contoh:

    • “21011001 - Ahmad Ramadhan - Lulus” → informasi akademik.

    • “Jakarta – Ibu kota Indonesia” → informasi geografis.

c. Definisi Basis Data

  • Basis Data (Database) adalah sekumpulan data yang saling terkait dan tersimpan secara sistematis dalam media penyimpanan elektronik yang dapat diakses, dikelola, dan dimanipulasi secara efisien.

  • Tujuan utama basis data:

    • Menyediakan penyimpanan terpusat.

    • Menjamin integritas dan konsistensi data.

    • Mendukung akses multi-user.

    • Mengurangi redundansi dan inkonsistensi data.

    • Memudahkan integrasi dengan aplikasi.

d. Karakteristik Basis Data

Karakteristik Penjelasan Contoh
Terintegrasi Data antar bagian saling terhubung Data mahasiswa terhubung dengan data nilai
Terkontrol Dikelola oleh DBMS dengan hak akses User hanya dapat membaca, admin dapat mengedit
Tersentralisasi Disimpan pada satu sistem Database server kampus
Multiuser Mendukung banyak pengguna Beberapa operator input nilai secara bersamaan
Terstruktur Tersimpan dalam format tertentu Tabel, JSON document, dsb.

2. Sistem Berkas vs Sistem Basis Data

a. Sistem Berkas Tradisional

  • Data disimpan dalam file terpisah (misal Excel, TXT, CSV).

  • Setiap aplikasi mengakses dan mengelola data sendiri.

  • Terjadi redundansi dan inkonsistensi data.

  • Sulit melakukan pengendalian hak akses.

  • Contoh: File Excel biodata mahasiswa yang disimpan di komputer lokal.

b. Sistem Basis Data

  • Data dikelola oleh sistem terpusat: DBMS.

  • Banyak aplikasi dapat mengakses sumber data yang sama.

  • Data konsisten, terintegrasi, dan aman.

  • Contoh: Database akademik kampus yang terhubung ke portal SIAKAD.

Aspek Sistem Berkas Sistem Basis Data
Penyimpanan File terpisah Terpusat
Redundansi data Tinggi Minimal
Keamanan Lemah Ada kontrol akses
Konsistensi Sulit dijaga Dijamin DBMS
Kemudahan akses Bergantung aplikasi Query DBMS

3. DBMS (Database Management System)

a. Definisi DBMS

  • DBMS adalah perangkat lunak yang berfungsi untuk mendefinisikan, membangun, mengelola, dan mengontrol akses ke basis data.

  • DBMS menghubungkan pengguna atau program aplikasi dengan data yang disimpan dalam database.

b. Fungsi Utama DBMS

Fungsi Penjelasan Contoh
Definisi Data Menentukan struktur database CREATE TABLE Mahasiswa
Manipulasi Data Insert, update, delete, select INSERT INTO Mahasiswa ...
Kontrol Akses Hak akses user User hanya bisa SELECT
Integritas & Keamanan Menjaga keakuratan data PRIMARY KEY, FOREIGN KEY
Transaksi Menjamin konsistensi COMMIT, ROLLBACK
Backup & Recovery Perlindungan data Recovery setelah crash

c. Komponen DBMS

https://media.geeksforgeeks.org/wp-content/uploads/20200827091919/DBMS.png
https://admin.wac.co/uploads/DBMS_Schema_1292746603.jpg
https://s7280.pcdn.co/wp-content/uploads/2018/08/dbms-components.png
 
  1. Query Processor

    • Menerjemahkan permintaan dari user (query SQL) menjadi instruksi untuk sistem penyimpanan.

  2. Storage Manager

    • Menangani penyimpanan data fisik.

  3. Transaction Manager

    • Menjamin ACID properties (Atomicity, Consistency, Isolation, Durability).

  4. Metadata Catalog (Data Dictionary)

    • Menyimpan informasi tentang struktur database.

  5. Access Control Module

    • Mengatur hak akses pengguna.


4. Tingkat Abstraksi Data dalam DBMS

a. Internal Level (Fisik)

  • Menggambarkan bagaimana data disimpan secara fisik di disk.

  • Contoh: format file data, indeks B-tree.

b. Conceptual Level (Logis)

  • Menggambarkan struktur logis database secara keseluruhan.

  • Contoh: tabel Mahasiswa dengan atribut NIM, Nama, Prodi.

c. External Level (View)

  • Tampilan khusus untuk pengguna tertentu.

  • Contoh: view dosen hanya dapat melihat data mahasiswa bimbingannya.


5. Jenis-Jenis DBMS

Jenis DBMS Karakteristik Contoh
Hierarchical Struktur seperti pohon IBM IMS
Network Banyak hubungan antar record IDMS
Relational (RDBMS) Tabel dengan relasi antar data Oracle Database, MySQL
Object-Oriented Menyimpan data sebagai objek Versant, ObjectDB
NoSQL Tidak relasional, fleksibel, skalabel MongoDB, Firebase Firestore

6. Konsep SQL (Structured Query Language)

SQL adalah bahasa standar untuk mengakses dan mengelola database relasional.

a. Karakteristik SQL:

  • Deklaratif (menyatakan apa yang diinginkan, bukan bagaimana).

  • Standar ANSI/ISO.

  • Dapat digunakan lintas DBMS (dengan variasi kecil).

b. Komponen SQL:

Komponen Fungsi Contoh
DDL (Data Definition Language) Definisi struktur data CREATE TABLE Mahasiswa
DML (Data Manipulation Language) Manipulasi data INSERT, UPDATE, DELETE, SELECT
DCL (Data Control Language) Hak akses GRANT, REVOKE
TCL (Transaction Control Language) Transaksi COMMIT, ROLLBACK

c. Contoh Query Sederhana (Oracle / MySQL)

 
CREATE TABLE Mahasiswa ( NIM VARCHAR2(10) PRIMARY KEY, Nama VARCHAR2(50), Prodi VARCHAR2(50) ); INSERT INTO Mahasiswa VALUES ('21011001', 'Ahmad Ramadhan', 'Informatika'); SELECT * FROM Mahasiswa;

7. Konsep NoSQL (Not Only SQL)

NoSQL adalah pendekatan database non-relasional yang fleksibel dan dirancang untuk:

  • Big Data

  • Aplikasi web modern & mobile

  • Skalabilitas horizontal

a. Tipe NoSQL:

Tipe Karakteristik Contoh
Document Data berbentuk JSON/BSON MongoDB, Firebase Firestore
Key-Value Simpel, cepat Redis
Column Data terstruktur kolom Cassandra
Graph Node & edge Neo4j

b. Contoh Data Document (MongoDB)

 
{ "NIM": "21011001", "Nama": "Ahmad Ramadhan", "Prodi": "Informatika" }

c. Contoh Operasi CRUD MongoDB

 
db.mahasiswa.insertOne({ NIM: "21011001", Nama: "Ahmad Ramadhan", Prodi: "Informatika" }); db.mahasiswa.find();

8. SQL vs NoSQL

Aspek SQL NoSQL
Struktur Fixed schema Flexible schema
Skalabilitas Vertical Horizontal
Transaksi ACID BASE
Bahasa Query SQL API/JSON
Cocok untuk Sistem terstruktur (akademik, keuangan) Aplikasi modern (chat, IoT, real-time)

9. Peran Basis Data dalam Aplikasi Modern

a. Aplikasi SQL:

  • Sistem Akademik Kampus

  • ERP, CRM

  • Perbankan, Keuangan

b. Aplikasi NoSQL:

  • Chatting Apps (WhatsApp, Telegram)

  • Aplikasi IoT

  • Real-time analytics (log & sensor data)

c. Arsitektur Modern:

Banyak aplikasi saat ini menggabungkan SQL & NoSQL (Polyglot Persistence) untuk mendukung kebutuhan yang beragam.

https://thedeveloperspace.com/wp-content/uploads/2025/02/Polyglot-Persistence-2.png
https://www.scylladb.com/wp-content/uploads/differences-between-sql-databases-and-nosql-databases.png
https://cms.cloudoptimo.com/uploads/data_warehouse_c9c0959481.png